Showing posts with label JOB. Show all posts
Showing posts with label JOB. Show all posts

6 Alasan Pentingnya Networking

Dalam kenyataannya suatu organisasi seringkali tidak bejalan sesuai dengan harapan, disebabkan keengganan manusia untuk mengikuti perubahan, dimana perubahan dianggap bisa menyebabkan kegagalan. Hal ini mengakibatkan kecondongan dalam organisasi sehingga perlu dilakukan evaluasi, adaptasi, dan inovasi. Dalam setiap organisasi oleh karena itu tidak bisa dipungkiri, dengan networking yang benar, seseorang bisa meraih kesuksesan dalam karir, meskipun ia tidak begitu menguasai atau berprestasi dalam bidangnya. Namun di balik semua itu, aktivitas networking sangatlah menyenangkan dan tidak sulit dilakukan. Berikut ini adalah enam langkah penting untuk menguasai ilmu networking :

6 Alasan Pentingnya Networking - www.iniunik.web.id

1. Palm-Up Networking

Saat Anda membangun koneksi, apakah Anda memberi atau menerima? "Palm-Up" Networking adalah sebuah istilah dimana kita memberikan pelayanan dan tidak mengharapkan imbalan apapun. Ketika Anda melakukan "Palm-Down", berarti Anda hanya memikirkan diri sendiri. Palm-Up serupa dengan ketulusan pribadi, sedangkan Palm Down berarti ketamakan. Memberilah lebih banyak dan semuanya akan kembali kepada Anda.

2. Lakukan Apresiasi Harian

Pujilah seseorang yang berbeda setiap hari. Anda bisa juga melakukannya via e-mail. Percaya atau tidak, mereka yang menerima e-mail pujian atau terima kasih ini akan menyimpannya dan mengingat Anda. Melakukannya dengan cara menelpon langsung pun tidak masalah. Sederhananya, katakanlah bagaimana Anda menghargai seseorang atas usahanya dan apapun yang telah membuatnya begitu berharga di mata Anda. Jangan dibuat-buat dan mereka pun akan tersanjung dan hatinya akan bahagia.

3. Sejajarkan Diri dengan Orang Lain

Setiap orang memang memiliki nilai yang berbeda-beda di tiap mata yang melihatnya. Namun pada dasarnya semua manusia adalah sama, meskipun dia atasan maupun bawahan. Bukan berarti seseorang yang kaya, terkenal dan berkuasa lebih baik dari Anda. Semua memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Latihlah diri Anda, dengan demikian, rasa canggung akan teratasi dan kenyamanan berbicara dengan siapapun akan muncul. Kesuksesan hidup bisa datang dari manapun jika Anda mampu berkomunikasi dengan baik dengan semua orang.

4. Rolodex Dip

Ini adalah sebuah istilah dimana Anda memilih secara acak sebuah nama dari daftar database Anda. Pikirkan hal-hal yang Anda sukai dari mereka ataupun hubungan baik yang telah terjalin selama ini. Hubungilah orang tersebut dan tanyakan kabar mereka. Anda akan terkejut betapa senangnya mereka mendengar kabar dari Anda.

5. Memilih "Guru Hari ini"

Ambillah sebuah objek atau seseorang, dan jadikan dia sebagai "guru". Ingatlah pelajaran apa saja yang ia berikan dalam hidup Anda. "Guru" ini bisa berupa seseorang yang begitu berarti bagi Anda, binatang peliharaan yang setia menemani Anda, atau tumbuhan kesayangan yang perlu disiram setiap hari hingga ia tumbuh besar dan memperindah ruangan Anda.

Intinya, aktivitas ini dapat membantu bahwa hidup tidak hanya berputar kepada Anda saja. Masih banyak yang harus dipelajari dan Anda sebenarnya telah diberikan kesempatan untuk mempelajarinya tanpa disadari. Hubungannya dengan networking? Lakukan hal ini dan lihatlah perbedaan sikap positif orang lain terhadap Anda.

6. Jika Anda Tidak Mood

Pesta, pameran, rapat, dan segala tempat keramaian yang mendatangkan grup orang dalam satu tujuan yang sama adalah kesempatan bagus untuk networking. Namun adakalanya mood sedang tidak bagus dan harus tetap menghadapinya. Apa yang harus dilakukan?

  • Tentukan waktu. Datang dan berbincanglah selama 30 menit, dari situ putuskan apakah Anda bisa melanjutkannya lebih lama.
  • Menentukan tujuan. Tetapkan berapa kenalan baru yang harus Anda dapatkan. Ingat, tujuan Anda bukan sekedar berkenalan dan barter kartu nama. Koneksi yang terbentuk dari pembicaraan yang bermakna yang menjadi tujuan sebenarnya.
  • Biarkan naluri membimbing Anda. Hal ini memang terdengar konyol, namun selalu manjur untuk dicoba. Diamlah sejenak di pojok keramaian. Kosongkan pikiran Anda. Pikirkan dalam benak Anda seperti apakah orang-orang yang ingin Anda temui. Setelah itu, mulailah masuki keramaian kembali dan lihatlah perbedaannya.
  • Koneksikan diri. Anda pasti akan terhubung dengan seseorang. Ketika Anda melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka seperti; Bagaimana Anda memulai pekerjaan Anda saat ini? Siapa customer ideal Anda? Otomatis Anda akan juga menceritakan siapa Anda. Hal ini bisa menjembatani koneksi baru antara Anda berdua. Andapun bisa menawarkan pertolongan kepadanya.
  • Bantuan dan follow-up. Jika Anda menawarkan bantuan, sesuaikan ide dari apa yang Anda lihat di kartu namanya (bidang perusahaan dan posisi jabatan). Berkomitmenlah untuk membantunya dan lakukanlah. Jika Anda telah menghasilkan sebuah ide dari obrolan singkat, jangan ragu untuk menyambung obrolan tersebut di pertemuan selanjutnya. Tawarkan makan siang atau minum kopi bersama. Ada pepatah, 90% dari kehidupan adalah pertemuan. Salah! 90 % dari hidup adalah follow-up!

6 Strategi Meraih "Dream Job"

Pengusaha ternama dari Amerika Donald Trump bilang, jangan pernah berhenti di tengah jalan bila tak ingin kehilangan kesempatan. Bila lelah, berhenti sejenak, tapi jangan pernah berhenti untuk selama-lamanya. Semua bisa diatasi dengan cara yang tepat. Prinsip ini layak diterapkan termasuk ketika Anda sedang berusaha menemukan dream job. Meski panggilan kerja tak kunjung datang, jangan pernah berhenti berusaha mewujudkan impian. Perbaiki cara Anda menemukan dream job, barangkali selama ini Anda belum berstrategi.

6 Strategi Meraih Dream Job - www.iniunik.web.id

  1. Buat Agenda. Mulailah untuk membuat target dan deadline mingguan. Misalnya, setiap Senin Anda memiliki tugas untuk meng-update CV dan mencari 10 perusahaan yang sedang membuka lowongan baik melalui internet atau media massa. Hari berikutnya, buat target untuk mengirimkan resume. Lalu, menelepon bagian personalia perusahaan tersebut dua minggu setelahnya. Tuliskan daftar kegiatan dalam buku agenda, lalu beri tanda bila telah selesai dikerjakan. Selain mengisi waktu kosong dan menghindari jenuh, kegiatan ini akan membuat Anda terbiasa dengan deadline dan disiplin.
  2. Pilih target yang tepat. Sebuah perusahaan tenaga kerja global, Robert Half International Inc. menyebutkan, kendala yang biasa dihadapi para fresh graduate dalam mendapat pekerjaan bukanlah soal kemampuan, namun ketepatan memilih perusahaan dan bidang kerja. Kenyataannya, tak jarang pelamar yang gengsi untuk mengambil kesempatan yang diberikan perusahaan kecil dengan alasan gaji yang kecil. Padahal, kesempatan bisa saja terbuka lebar bila Anda telah memiliki pengalaman bekerja walau di perusahaan kecil. Jadi, tak perlu buang kesempatan bila ada perusahaan yang sedang membuka lowongan. Tapi perlu diingat, Anda tetap perlu menilai kredibilitas perusahaan.
  3. Tanya kenapa. Bila memang tak ada tindak lanjut atas resume yang telah dikirimkan, Anda boleh kok bertanya pada pihak HRD perusahaan tersebut. Tanyakan apa yang menjadi alasan Anda belum layak diterima, mintalah masukan dan sarannya. Jangan lupa untuk bertanya apakah ada divisi lain yang juga membuka lowongan. Biarlah ia mengenal Anda dengan baik. Siapa tahu, bila ada posisi kosong, ia akan teringat dan segera menghubungi. Intinya, jangan pernah malu untuk bertanya. Bila hari ini ia sedang sibuk, coba minta waktu lain untuk bisa bicara dengannya.
  4. Bekerjalah dengan positif. Mencari kerja adalah bagian dari bekerja. Lakukan dengan positif agar hasilnya pun baik. Selain membuat agenda kegiatan 9-to-5, tanamkan nilai positif dalam diri. Kaitlin Madden, penulis dalam CareerBuilder.com mengatakan, lakukanlah self-talk. Berbicaralah pada diri sendiri dengan kata-kata yang positif. Misalnya, katakan, “Saya segera mendapatkan pekerjaan secepatnya” atau “Apa pun pekerjaan yang saya dapat nanti, itulah yang terbaik untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik nantinya”. Percaya lah, apa yang Anda yakini, biasanya itu yang akan terjadi.
  5. Bergaul. Kesempatan bisa datang di mana dan kapan saja. Siapa tahu, om, tante atau tetangga sebelah bisa memberikan informasi lowongan kerja. Jangan ragu untuk memulai pembicaraan dengan orang-orang di sekitar Anda. Walau saat ini Anda masih bekerja, jagalah hubungan baik dengan siapa pun, khususnya teman kuliah, karena dari mereka kesempatan untuk mendapatkan kerja banyak terbuka. Mulai cek siapa saja yang ada di daftar phonebook Anda. Lakukan pendekatan secara bertahap untuk menjalin kembali relasi.
  6. Rileks. Kalau jenuh dan stres masih saja menghantui, itu berarti saatnya melakukan relaksasi. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyegarkan pikiran, seperti berlibur, manjakan diri di salon kesayangan, atau sekadar mengunjungi rumah kerabat dekat. Suasana baru memang ampuh membuat pikiran kembali segar. Tengok juga keadaan sekitar, banyak orang-orang yang tak seberuntung Anda. Jadi, tidak ada waktu untuk putus asa, kan?

5 Cara Bersikap Sebagai Karyawan Baru

Meskipun sudah memiliki pengalaman bekerja, namun tetap saja bekerja di tempat baru pasti memiliki rasa tegang dan panik. Apalagi jika Anda bukan tipe orang yang sering bergonta-ganti tempat kerja, pengalaman hari-hari pertama di kantor baru bisa meresahkan Anda. Selain panik dan resah, Anda juga mungkin bingung bagaimana harus bersikap di awal kerja. Untuk mengingatkan Anda kembali, berikut ini ada 5 sikap yang perlu Anda ketahui sebagai karyawan baru :

5 Cara Bersikap Sebagai Karyawan Baru - www.iniunik.web.id

1. Profesional. Tunjukkan sikap profesional Anda di kantor. Meskipun kantor Anda terlihat santai, namun tetaplah menggunakan pakaian yang sopan. Sebuah sapaan yang santun juga perlu diperhatikan di awal pertemanan dengan rekan-rekan kerja. Gunakanlah sapaan seperti 'bapak', 'ibu' atau jika masih terlihat muda, boleh saja memanggil 'mas' atau 'mbak'.
2. Menghormati. Menghormati rekan kerja sangat penting dalam dunia kerja. Bukan hanya sekedar mengucapkan 'tolong' atau 'terima kasih'. Bersikap baik kepada seluruh karyawan, mulai dari tingkatan bawah seperti office boy sampai tingkatan paling atas seperti direktur juga perlu diperhatikan. Selain itu minimalisir lelucon, apalagi lelucon yang berhubungan dengan fisik dari rekan kerja lainnya. Selain bisa dibenci oleh rekan kerja, dapat berpengaruh buruk pada karir Anda.
3. Jujur. Salah satu perilaku yang paling penting adalah kejujuran. Jika karyawan selalu jujur, maka rekan kerja dan atasan akan mempercayai pekerjaan yang Anda lakukan. Kejujuran juga menjadi kunci untuk mendapatkan karir yang cemerlang.
4. Bekerja dengan teliti. Dalam pekerjaan baru, wajar saja jika karyawan belum sepenuhnya memahami tugasnya. Tidak ada salahnya untuk mengajukan beberapa pertanyaan. Yang terpenting Anda menyiapkan kertas dan pena, serta tuliskan semua penjelasan atasan dan hindari menanyakan hal yang sama berulang kali.
5. Jangan buru-buru. Jangan katakan Anda dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat hanya untuk mengesankan atasan Anda. Bersikaplah realistis terhadap apa yang dikerjakan. Dalam seminggu pertama, Anda bisa melakukan diskusi-diskusi dengan bos Anda. Tidak harus bertemu langsung jika atasan sibuk. Melalui email atau telepon bisa menjadi alternatif untuk berkomunikasi. Beritahukan si bos bahwa pekerjaan Anda setiap harinya mengalami peningkatan.

10 Hal Yang Harus Dihindari Dalam Menulis Resume (Curriculum Vitae)

Berdasarkan survei Accountemps, sebanyak 28 persen eksekutif mengatakan resume atau daftar riwayat hidup adalah kesalahan utama bagi pencari kerja dalam membuat proses lamaran. Laman fins.com melakukan wawancara dengan pelatih karir dan penulis resume untuk memberikan 10 langkah yang harus dihindari dalam menulis resume.

10 Hal Yang Harus Dihindari Dalam Menulis Surat Lamaran Kerja Resume Curriculum Vitae - www.iniunik.web.id

  1. Detail yang tidak perlu. Ada beberapa detil pribadi yang harus anda masukkan dalam resume: nama lengkap dan informasi kontak seperti email, nomer telepon dan alamat. Tapi di luar itu, detil pribadi harus diminimalkan. Jika perusahaan ingin tahu lebih banyak tentang pribadi Anda, mereka akan meminta Anda bercerita kepada mereka. “Umur, ras, pandangan politik, sesuatu tentang jumlah anggota keluarga, status kepemilikan rumah harus dikeluarkan dari resuma Anda,” ujar says Ann Baehr, penulis resume profesional dan Presiden New York-based Best Resumes.
  2. Memasukkan riwayat kerja yang tidak menguntungkan. Jangan memasukkan informasi yang tidak akan memberi keuntungan pada pekerjaan Anda. “Segala sesuatu yang tidak berhubungan sebaiknya dikeluarkan dari resume, seperti hobi dan pekerjaan yang tidak berhubungan yang terjadi bertahun-tahun lalu” ujar Rena Nisonoff, Presiden dari The Last Word, perusahaan penulis resume dan pelatih karir di Boston. Kecuali Anda baru lulus sekolah atau baru saja menjalani pendidikan profesional, kurangi riwayat pekerjaan sampai dengan batas 10-15 tahun yang lalu.
  3. Foto diri. Dalam beberapa industri menampilkan dan menyertakan foto memang umum dilakukan, kecuali mereka adalah model atau aktor, aturan umumnya adalah foto tidak perlu disertakan. Menurut Cohen, menampilkan foto bisa memberi pemahaman yang salah dan bukan merupakan taktik yang baik. Selanjutnya, sebuah tindakan ilegal bagi perusahaan yang melakukan diskriminasi terhadap pencari kerja hanya berdasarkan penampilan. Jadi menyertakan foto diri akan membuat pekerja berada pada posisi yang tidak enak. Kecuali itu adalah sebuah permintaan khusus dan sesuai dengan pekerjaan yang dilamar, jangan pernah menyertakan foto anda.
  4. Gaji yang diharapkan. Kebanyakan pencari kerja merasa tidak enak jika harus mendiskusikan gaji yang diminta. Untuk alasan yang bagus, memberikan angka yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa berisiko bagi Anda. Sebaiknya permintaan gaji tidak dicantumkan dalam resume, kecuali diminta oleh bagian penerimaan karyawan. “Jika mereka secara spesifik meminta untuk itu, sebaiknya Anda memberikan kisarannya kepada mereka,” ujar Nisonoff. Namun tetap saja informasi demikian harus disertakan di surat lamaran dan bukan di resume. Jika Anda mempunyai pilihan, simpan pembahasan mengenai gaji sampai tahap selanjutnya yaitu saat proses wawancara.
  5. Bohong. Salah satu kebohongan yang sering dilakukan oleh pencari kerja adalah mengenai riwayat kerja mereka. Meskipun kebohongan itu untuk menutupi kesalahan atau kesuksesan, tetap tidak ada ruang bagi kebohongan dalam resume Anda. Tidak peduli seberapa kecilnya kesempatan Anda akan ketahuan, tetap tampilkan diri Anda seakurat mungkin.
  6. Sesuatu yang sifatnya rahasia. Dalam banyak pekerjaan, Anda akan memegang informasi rahasia. Mendapatkan informasi tentang pekerjaan sebelumnya yang melakukan tugas Anda, mungkin membuat Anda merasa penting. Tapi jika Anda menggunakan informasi itu dalam tambahan resume Anda, maka sama saja Anda mengibarkan bendera perang. “Informasi rahasia tidak boleh dibagi, itu akan menunjukkan penilaian yang lemah,” ujar Cohen.
  7. Jangan sertakan pengalaman yang negatif. Resume Anda harus berisi hal-hal yang positif. Memasukkan catatan mengenai performa Anda yang buruk, kesahalahan-kesalahan lain hanya akan membuat Anda mendapatkan tanggapan negatif. “Buang semua informasi tentang perilaku negatif Anda seperti , “saya dipecat” atau “saya salah dalam menata keuangan”. “Semua yang bisa membuat penilain buruk terhadap Anda dan perusahaan lama,” ujar Cohen. Mengikuti saran ini tidak membuat Anda melanggar aturan soal berbohong. Jika Anda diminta menjelaskan mengapa Anda meninggalkan pekerjaan lama, maka saatnya jujur, tapi sampai dengan saat itu, pastikan Anda menampilkan yang terbaik.
  8. Terlalu banyak pernyataan yang menjual. Ada batasan yang tipis antara menjual diri atau berlebihan terhadap diri Anda. Terlalu banyak resume yang menuliskan secara berlebihan tanggung jawab dalam pekerjaan. “Pencari kerja dengan pengalaman yang sedikit berusaha untuk menempatkan diri mereka pada posisi manajemen,” ujar Baehr. Jaga kalimat Anda untuk tidak berlebihan, sehingga pembaca resume akan mendapatkan gambaran seperti apa tanggungjawab Anda sebenarnya pada perusahaan yang lama.
  9. Referensi yang tidak mendukung. Anda harus memiliki referensi yang solid dan Anda kenal, sehingga jika pewawancara bertanya tentang mereka, Anda bisa menjelaskan dengan baik. “Ini bukan pilihan. Jika mereka memintanya, maka mereka akan bertanya pada Anda,” ujar Baehr. Juga buat pernyataan yang obyektif, tidak perlu menjelaskan tujuan karir kecuali Anda baru lulus atau pindah jalur karir. Jika perlu, masukkan obyektif Anda dalam catatan kualifikasi yang Anda buat. “Hal ini menjelaskan apa yang Anda inginkan, yang mungkin tidak terlihat dari resume. Dan itu juga bisa menjelaskan mengapa Anda ingin merubah karir Anda,” ujar Cohen.
  10. Terlalu Banyak Informasi. Terlalu banyak informasi bukan ide yang bagus. Akan menjadi buruk jika dibaca oleh pewawancara yang sibuk, lelah dan mungkin tidak akan membaca resume Anda kata per kata. Jika terlalu banyak informasi dalam resume Anda, pewawancara tidak akan suka membaca semuanya atau hanya membaca sebagian dengan cepat. “Terlalu banyak detail akan merusak karena tidak akan dibaca. Jika Anda menyertakan banyak informasi akan mengganggu pembacanya,” ujar Cohen.

3 Tips Menghadapi Bos Berkarakter "Sulit"

ATASAN atau bos Anda di kantor sangat menyebalkan? Sekesal dan sedongkol apapun Anda pada sikapnya, mau tak mau Anda tetap harus bisa berhadapan dengan bos yang memiliki karakter sulit. Berikut beberapa tipe bos dengan karakter sulit bagi anak buahnya :

Tipe Otoriter

Bos tipe ini sangat mendewakan jabatan dan kedudukannya, umumnya mereka gemar sekali memberi perintah. Meski memberi perintah adalah salah satu tugasnya, tapi cara mereka mengeluarkan perintah umumnya sinis. Tak heran jika bos tipe ini sering membuat anak buahnya "jantungan", stres dan tak nyaman.

Tapi tak perlu takut dan khawatir, se-otoriter apapun seseorang, selalu ada cara untuk menghadapinya. Sikap atasan yang "bossy", umumnya karena ia membutuhkan pengakuan dari lingkungan bahwa dirinya punya kekuasaan.

3 Tips Menghadapi Bos Berkarakter Sulit Galak Keras - www.iniunik.web.id

Trik menghadapinya :

1. Minta Persetujuan

Setiap kali Anda ingin melakukan suatu pekerjaan, jangan lupa minta persetujuan dan pendapat bos. Sebab bos yang otoriter, biasanya lebih suka jika dimintai pendapatnya. Coba untuk selalu menyamakan pendapat, sehingga Anda menemukan kecocokan dengannya.

2. Hindari Konfrontasi

Bila ingin memberi usul membangun, jangan ragu untuk menyampaikannya pada si bos. Asal dikemukakan tanpa menimbulkan konfrontasi. Bos yang otoriter, biasanya tidak suka bertele-tele. Sampaikan laporan secara singkat, padat tapi jelas. Tunjukkan bahwa Anda mampu bekerja dengan praktis tanpa mengurangi bobot pekerjaan.

3. Pujilah Bos

Orang yang "sulit" seperti ini, biasanya selalu ingin dihargai. Mereka "haus" akan sanjungan dan kehormatan, sehingga pujilah ia sesekali. Di lain waktu, kritiklah tindakannya yang mengganggu. Katakan kalau Anda ingin melakukan yang terbaik dan akan lebih mudah melakukannya jika kondisi lingkungan mendukung. Jangan lupa untuk menyampaikannya dengan halus dan sopan.

Tipe Perfeksionis

Bos yang perfeksionis selalu menuntut bawahannya untuk melakukan pekerjaan sebaik yang ia inginkan, meski tidak ada satupun pekerjaan yang sebaik ia kerjakan. Ia menggunakan standar pribadi dalam menilai pekerjaan anak buahnya, sehingga cenderung lebih suka mengerjakan segala sesuatu sendirian. Kalaupun terpaksa mendelegasikan pekerjaan ke anak buah, setiap saat pekerjaan itu akan terus diperiksanya. Meski sudah bekerja maksimal, siap-siaplah menerima kritik "pedas" darinya.

Jangan putus asa dulu menghadapi bos tipe ini, sebab masih ada trik untuk menghadapinya:

1. Rebut Kepercayaannya

Berusahalah mendapatkan pekerjaan yang biasanya ia kerjakan sendiri, sebab bos yang perfeksionis banyak menyimpan pekerjaan untuk dirinya sendiri. Coba amati apa tugas-tugas yang tertunda adalah akibat kesibukannya, lalu ajukan diri untuk menyelesaikan tugas tersebut.

2. Lebih Inisiatif

Jika biasanya Anda menutup telinga rapat-rapat dari omelan dan kritikannya, kini simak dengan seksama. Dari kritikan dan omelannya, Anda akan tahu standar seperti apa yang digunakan si bos. Usahakan sebelum ia menanyakan dan mengecek pekerjaan Anda, Andalah yang berinisiatif melaporkannya.

3. Jangan Takut Bertanya

Anda tidak perlu takut bertanya dengan tipe bos seperti ini, apalagi jika ada sesuatu yang kurang jelas. Jangan pula mengharapkan pujian dari seorang bos yang perfeksionis, sebab bos tipe ini pelit pujian. Lagi pula, Anda bekerja bukan untuk mendapatkan pujian bukan? Jangan lupa pula untuk senantiasa melaporkan setiap kali Anda menyelesaikan satu tahap pekerjaan.

Tipe Temperamen

Bos tipe ini umumnya menakutkan dan menjengkelkan, sebab sikapnya selalu diliputi emosi dan mudah sekali "meledak". Kemarahannya akan membuat seisi kantor ciut. Sekecil apapun kesalahan yang dilakukan anak buah, akan membuatnya marah.

Saking seringnya marah, anak buahnya bahkan tidak tahu lagi apa yang membuatnya marah. Sehingga meski tidak dalam keadaan marah pun, anak buahnya akan selalu siap siaga menghadapi kemarahannya.

Punya bos yang temperamental memang merepotkan, sebab belum apa-apa sudah sport jantung duluan. Mau ini salah, mau itu takut. Tapi jangan khawatir, sebuas apapun si bos masih ada cara untuk menghadapinya:

1. Santai Saja

Segarang apapun si bos, ia tetap manusia yang punya hati dan perasaan, jadi santai saja. Tetap tenang saat menghadapinya, hindari bersikap kaku dan tenang yang diperlihatkan dari ekspresi wajah Anda. Hindari memberikan ekspresi ketakutan, seperti terus menerus menunduk dan menghindari bertatapan mata dengannya.

2. Jangan Banyak Bercanda

Jangan sekali-kali melontarkan lelucon bila ia sedang serius, meski bermaksud untuk mencairkan suasana, tapi bila lelucon Anda "tidak pas" maka bersiap-siaplah menerima dampratannya. Bersikaplah dengan pikiran terbuka dan positif, hindari menginterupsi ucapannya terlalu sering sebab akan memicu kemarahannya. Jika ingin menyampaikan sesuatu, carilah kesempatan yang tepat. Katakan dengan suara yang tenang dan tidak terlalu cepat, tapi juga jangan terlalu lamban. Pilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan situasi serta kondisi.

3. Jangan Mengeluh

Bertanggungjawablah dengan tugas-tugas keseharian Anda dan jangan coba-coba mengeluh di depannya. Bila ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk menanyakannya. Bos yang galak lebih suka Anda bertanya daripada pura-pura mengerti. Menghadapi anak buah yang sering mengeluh dan "lamban" hanya akan membuatnya "senewen" dan tambah galak. Tapi bos temperamental juga biasanya lebih "fair" dan objektif dalam menilai anak buah.

Sesulit apapun tipe bos yang Anda hadapi, hadapilah dengan kejelian dan kepekaan dalam mengamati perilaku dan kebiasaannya. Sehingga Anda pun akan tahu kapan harus bertindak, dan kapan harus menunda.

Ingatlah, bos yang sulit akan semakin sulit jika menghadapi bawahan yang sulit pula. Jadi, tak ada salahnya Anda menjadi bawahan yang supel tanpa harus sering-sering makan hati. Bagaimana, Anda setuju?

Penyebab, Akibat & Tips Menghindari Perselingkuhan di Kantor

Pernyataan bahwa kantor atau tempat kerja menjadi "tempat subur" terjadinya perselingkuhan bukannya tanpa alasan. Di tempat ini memang sangat memungkinkan terjadinya hubungan percintaan antar karyawan dan akan menyebabkan masalah bila hubungan percintaan menjerat seseorang yang telah menikah. Beberapa alasan dapat tumbuh benih-benih cinta di tempat kerja adalah :

Penyebab, Akibat & Tips Menghindari Perselingkuhan di Kantor - www.iniunik.web.id

Penyebab Perselingkuhan di Kantor

  1. Seringnya pertemuan. Bila dihitung persentase jam selama sehari, kantor adalah salah satu tempat terbanyak kita menghabiskan waktu setiap hari. Sebagai karyawan, Anda akan bekerja selama kurang lebih 8 jam sehari. Pertemuan ini berlangsung 5 atau 6 hari selama seminggu, maka secara persentase jumlah waktu yang dihabiskan dengan teman kantor lebih banyak dibandingkan dengan suami atau istri.
  2. Tempat pelarian dari masalah keluarga. Hidup berumah tangga tentu tidak bebas dari masalah. Saat terjadi masalah, mungkin ada yang mencari jalan keluar dengan cara curhat dengan teman kantor. Bila curhat ini Anda lakukan dengan rekan kerja yang berlawanan jenis, bisa saja Anda merasakan kenyamanan semu dan mengganggapnya lebih menyenangkan dibandingkan dengan pasangan hidup. Jika proses ini terus berlangsung akan menghasilkan sikap romantis kepada rekan kerja yang pada akhirnya bisa menjadi pemicu perselingkuhan.
  3. Penampilan terbaik adalah selama berada di kantor. Kebanyakan dari kita bekerja dimulai dari pagi hari. Waktu ini adalah saat kita masih merasa segar baik secara fisik maupun emosi. Wajah terlihat segar yang akan menambah kecantikan. Belum lagi tambahan make up dan parfum yang membuat kita semakin sempurna. Sedangkan waktu yang kita habiskan bersama pasangan adalah saat kita telah kehabisan energi, saat itu kita mungkin lelah sehingga penampilan tidak menarik.
  4. Nilai moral yang turun. Dahulu, perceraian dianggap sebagai tidakan yang tidak baik. Tetapi kini hal itu dianggap wajar. Salah satu penyebabnya adalah nilai moral yang rendah yang mungkin kita dapat dari berbagai media hiburan seperti di televisi, lagu, atau Internet yang menyampaikan kesan bahwa perselingkuhan dan perceraian adalah sesuatu yang wajar.

Akibat Perselingkuhan di Kantor

Perselingkuhan dalam kantor bukanlah tanpa akibat yang buruk. Perasaan teman hidup yang tidak bersalah tentu akan menjadi korban. Perasaan dikhianati ini tidak dapat hilang dalam waktu sebentar karena dapat menyebabkan trauma baik bagi teman hidup maupun anak-anak. Akibatnya, perceraian yang bisa melukai perasaan anak dapat terjadi.

Hubungan terlarang di kantor ini biasanya akan menjadi gosip yang menarik di kantor. Bila Anda terbukti berselingkuh, bisa jadi Anda kehilangan pekerjaan bila perusahaan tidak mau citra perusahaan menjadi rusak. Meskipun perusahan tidak mengambil tidakan tegas, tetapi Anda akan kehilangan wibawa dari bawahan Anda. Nama baik Anda dapat tercemar karena tidak setia. Sebutan "tidak setia" atau "perusak rumah tangga" dapat disandang. Belum lagi, bila pasangan hidup Anda atau selingkuhan Anda datang ke kantor sambil marah-marah yang akan menarik perhatian karyawan lainnya. Kemungkinan lain adalah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan, Anda tentu akan merasakan malu.

Tips Menghindari Perselingkuhan di Kantor

Melihat banyaknya kerugian dari perselingkuhan, maka walaupun alasan-alasan diatas dapat menjerat semua orang, tetapi kita tentu akan mempertahankan keluarga. Maka, agar tidak memancing hubungan cinta terlarang di kantor, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  1. Jangan jadikan rekan kerja lawan jenis Anda sebagai tempat curhat. Komunikasi terbaik harus terjadi antara suami dengan istri serta sebaliknya. Hendaknya dicari solusi agar masalah keluarga dapat dihilangkan. Masalah dalam keluarga bukanlah sesuatu yang terlalu besar sehingga tidak dapat dipecahkan bersama.
  2. Jangan memulai atau terlibat dari perkataan yang berisi rayuan dengan rekan kerja yang berlawanan jenis. Perkataan yang diucapkan seorang teman kerja, walaupun hanya berupa gurauan hendaknya tidak ditanggapi. Perasan tersanjung dapat menjadi awal mula timbulnya perasaan asmara.
  3. Memajang foto keluarga atau pasangan di meja kerja. Dengan memajang foto keluarga atau pasangan di meja kerja, akan diingatkan bahwa Anda memiliki pasangan hidup dan anak-anak yang sangat ingin berkumpul dengan Anda. Memasang foto bergambar keharmonisan keluarga dapat membuat penggoda Anda untuk berpikir ulang untuk menggoda Anda. Hal ini dapat menjadi perlindungan bagi Anda.
  4. Gunakan pakaian yang sopan. Hindari untuk memilih pakaian yang terlalu terbuka atau minim karena hal ini dapat merusak konsentrasi rekan lainnya atau bahkan menjadi bahan ejekan atau menjadi bahan rayuan teman.
  5. Jangan selalu pergi berdua dengan teman kerja yang sama. Baik untuk makan siang, pulang pergi hendaknya tidak dilakukan hanya berdua dengan rekan sekerja yang sama terus-menerus. Ajaklah beberapa orang lainnya untuk menemani.

Hubungan selingkuh meski sudah umum bukanlah sesuatu yang bermanfaat. Perselingkuhan bukanlah hal baik, sebaliknya hal ini perlu dihindari agar tidak ada pihak yang terluka maupun dapat merusak diri sendiri. Utamakan pasangan dan keluarga Anda serta pertahankan perkawinan Anda!

8 Tips Tetap Produktif di Rumah

Salah satu alasan mengapa ingin menjadi freelancer adalah ingin bisa bekerja dari rumah. Namun, suasana bekerja di rumah tentu sangat berbeda dengan suasana bekerja di kantor. Namun bukan berarti bekerja di rumah itu tidak bisa produktif, berikut beberapa tips supaya tetap bisa produktif bekerja di rumah.

8 Tips Tetap Produktif di Rumah - www.iniunik.web.id

  1. Buatlah Playlist Musik Kesukaan. Bekerja sambil ditemani musik-musik kesukaan bisa membuat kita lebih produktif. Cara ini bekerja dengan baik bagi saya dan teman-teman saya. Pilihlah musik yang memang mendukung, pilihlah musik yang soft dan jangan nyalakan musik dengan tema galau, bisa-bisa nanti merusak mood kerja anda.
  2. Jauhkan Gangguan Di Sekitar. Bekerja di rumah mudah sekali mendapatkan gangguan, entah itu dari keluarga ataupun barang-barang elektronik seperti TV, Xbox atau Nintendo. Saat bekerja jauhkan distraction tersebut, matikan tivi atau barang elektronik lainnya, buatlah jadwal kerja anda dan tunjukan pada keluarga agar mereka memahaminya.
  3. Selalu Siapkan Catatan Untuk Menampung Ide. Tips ini berlaku untuk semua profesional, tidak hanya yang bekerja di rumah. Ide itu seperti binatang liar, kita harus siap menghadapi dan menangkapnya kapan saja. Oleh karena itu, siapkan catatan yang selalu anda bawa. Bisa dengan gadget atau buku kecil yang bisa masuk kantong, sehingga ketika ide datang menghampiri, kita sudah siao untuk menangkap dan mencatatnya.
  4. Ciptakan Ruang Kerja Sebagaimana Mestinya. Apa yang anda lakukan pertama kali saat duduk di depan komputer? membuka YM, twitter, facebook? Buatlah ruang kerja anda termasuk desktop di komputer supaya mendukung produktifitas. Tampilkan hanya aplikasi produktiftas saja, singkirkan shortcut seperti twitter, FB atau YM.
  5. Taruh Benda-Benda Yang Membuat Anda Semangat. Semangat bisa datang dari luar atau biasa disebut eksternal motivation. Salah satu pemicunya adalah benda-benda tertentu. Apakah semangat anda bertambah saat membayangkan pasangan anda? kalau begitu, taruhlah foto mereka di meja kerja anda.
  6. Atur Cahaya Dan Warna. Pencahayaan dan warna dari ruang kerja bisa membuat kita bekerja lebih semangat, jadi pastikan anda memiliki pencahayaan yang baik dan warna dinding yang bisa memancarkan suasana positif di ruang kerja.
  7. Gunakan Peralatan Yang Ergonomis. Dalam banyak penelitian, ergonomika kerja penting untuk meningkatkan produktifitas, salah satunya adalah memilih peralatan kerja yang ergonomis atau enak digunakan. Sebagai contoh, pilihlah kursi yang empuk supaya pinggang anda tidak cepat sakit.
  8. Bekerjalah Dengan Senang Hati. Bekerjalah seperti anda bermain, artinya jika kita merasa senang saat bekerja, otomatis produktiftas akan terjaga. Kebahagiaan berbanding lurus dengan produktifitas, anda percaya ?

7 Tips Membangun Kerja Tim Yang Solid

Bekerja dengan rekan satu tim tidak selalu menyenangkan. Secocok apa pun Anda dengan teman-teman, selalu ada masa ketika pendapat setiap orang bisa berbeda. Ada juga kalanya salah seorang dari rekan Anda sedang mengalami masalah, sehingga kinerjanya menurun. Agar pekerjaan bisa selesai dan hubungan tetap baik setiap hari Anda perlu menjaga irama kerja bersama-sama. 7 Tips Membangun Tim Kerja Yang Solid berikut ini layak untuk diperhatikan :

7 Tips Membangun Kerja Tim Yang Solid - www.iniunik.web.id

  1. Ekspektasi Terhadap Pekerjaan dan Hasilnya. Setiap anggota perlu memahami mengapa mereka ditempatkan di dalam satu tim dan apa tujuannya. Apakah ini adalah tim tetap atau untuk suatu proyek saja? Apa misi dari pekerjaan yang Anda emban? Sejauh mana pembagian waktu dan peran masing-masing anggota tim, itu juga perlu selalu diingat.
  2. Komitmen. Setiap anggota tim perlu memiliki komitmen yang sama, untuk mencapai misi pekerjaan. Sejauh mana Anda memandang kontribusi Anda terhadap perusahaan dan juga demi kemajuan diri sendiri? Pertanyaan ini juga perlu selalu diajukan ke setiap anggota tim lainnya.
  3. Kompetensi. Apakah kompetensi yang dimiliki tim telah merata atau cenderung didominasi oleh orang-orang tertentu dan yang lain hanya bekerja di belakang? Sebaiknya, setiap anggota memiliki kemampuan tertentu sehingga sebagai tim akan memiliki kekuatan yang lebih besar lagi. Perlu dilihat juga, apakah setelah Anda dan teman-teman menjadi satu tim, ada perkembangan kemampuan atau tidak? Jika tidak, mungkin Anda perlu mengajukan permohonan training pada bagian SDM.
  4. Alur Kerja. Sejauh mana alur kerja yang dijalani sekarang sudah efektif dan memberikan hasil yang baik? Untuk memastikannya, perlu dilihat apakah Anda dan teman-teman sudah memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sesuai dengan peran dalam tim. Jika terjadi sesuatu secara mendadak yang mengganggu alur kerja, berdiskusilah bersama untuk mengantisipasinya. Jangan tunggu sampai terjadi masalah.
  5. Komunikasi. Tim Anda tidak akan bisa bekerja optimal jika tidak ada komunikasi yang baik. Untuk itu, Anda perlu memastikan bahwa hubungan Anda dengan rekan-rekan didasari oleh komunikasi yang tulus dan jujur. Begitu juga dengan atasan dan perusahaan. Pastikan hasil kerja tim selalu mendapatkan umpan balik dari atasan dan perusahaan. Karena, jika tidak ada saran atau kritik, bagaimana Anda tahu bahwa semua sudah berjalan sesuai jalurnya?
  6. Konsekuensi. Selalu pikirkan konsekuensi dari setiap tindakan terhadap diri sendiri, tim, dan juga perusahaan. Apakah keputusan yang Anda alami dapat berpengaruh pada teman-teman lainnya? Bagaimana jika tim Anda tidak berhasil memenuhi target yang diberikan? Selalu pikirkan hal ini dan bicarakan dengan rekan tim Anda.
  7. Reaksi Terhadap Perubahan. Sejalan dengan waktu, Anda dan tim dapat mengalami berbagai perubahan. Itu bisa datang dari anggota tim, interaksi dengan pihak luar, dan kebijakan perusahaan. Sejauh mana tim Anda dapat menghadapi perubahan ini? Hal ini perlu dibicarakan dengan serius bersama-sama.

10 Trik Untuk Melesatkan Karir Anda

Saat menapaki karier, Anda mungkin menemukan berbagai hambatan. Mulai dari persaingan antar rekan kerja hingga masalah internal perusahaan. Nah, agar karir melesat, jangan sampai salah jalan. 10 trik berikut ini dapat Anda jadikan pedoman untuk itu :

10 Trik Untuk Melesatkan Karir Anda - www.iniunik.web.id

  1. Asah Jiwa Kepemimpinan. Secara konsisten, tingkatkanlah kemampuan Anda sebagai pemimpin setiap kali Anda berkesempatan memimpin sebuah tim. Kebutuhan ekonomi yang sangat mendesak mengharuskan Anda melakukan mobilitas tinggi dalam pekerjaan. Jika atasan Anda dipecat, Anda harus segera bergerak. Anda dapat menggunakan kalimat-kalimat ampuh untuk mendapatkan pekerjaan impian. Misalnya : "Saya tidak mencari promosi, tapi saya tidak ingin adanya kekacauan" atau "Saya tahu seluk beluk pekerjaan atasan saya, jadi saya bersedia untuk menjalankan pekerjaannya selama masa transisi ini."
  2. Pastikan Anda Dibayar Layak. Pastikan Anda mengetahui kemampuan Anda sebelum menerima sebuah pekerjaan. Pastikan pula pekerjaan yang ditawarkan sesuai dengan kemampuan Anda dan periksalah apakah pekerjaan tersebut memiliki masa depan yang menguntungkan untuk Anda. Akan lebih baik jika Anda memiliki teman di perusahaan yang menawarkan pekerjaan sehingga Anda dapat bertanya hal-hal terkait perusahaan tersebut.
  3. Jaga Hubungan Profesional. Siapa yang akan mendukung Anda jika terjadi persaingan terbuka untuk sebuah jabatan di dalam perusahaan tempat Anda bekerja? Membangun hubungan yang baik antar rekan kerja dan atasan dapat menguntungkan karier Anda.
  4. Cari Peluang Pengembangan. Jika Anda bersedia ditempatkan di daerah pengembangan baru, kemampuan kepemimpinan Anda dapat teruji. Anggap hal ini sebagai kesempatan Anda membuktikan bahwa Anda layak memimpin dan layak mendapatkan promosi ke jenjang karier yang lebih tinggi.
  5. Jangan "Menjual" Diri Terlalu Rendah. Anda hanya akan menghalangi pengembangan diri jika Anda "menjual" diri Anda terlalu rendah. Buktikan diri Anda bahwa Anda layak mendapatkan lebih banyak. Percayalah pada diri sendiri atas apa yang layak Anda dapatkan.
  6. Putuskan Karier Anda. Jika industri yang Anda masuki sedang menunjukkan penurunan pesat, sudah saatnya Anda beralih ke industri lain yang sedang booming. Jangan hanya karena merasa tidak enak, karier Anda tidak bergerak. Ambilah sedikit risiko dengan memutuskan pindah pekerjaan.
  7. Jangan Habiskan Energi Untuk Kebencian. Dalam bekerja, apalagi dalam sebuah persaingan terbuka, sudah pasti Anda akan banyak dibenci kompetitor. Jangan menghabiskan waktu dan energi untuk menanggapi hal-hal negatif yang dibuat kompetitor untuk menjatuhkan Anda. Gunakan energi Anda untuk membangun kesuksesan Anda.
  8. Tidak Ada Yang Tidak Bisa Dilakukan. Ketika Anda diminta untuk melakukan sebuah tugas, berikan respons positif dengan mengatakan, "Iya." Walaupun Anda tidak tahu bagaimana cara mengerjakannya. Anda dapat mencari tahu setelahnya. Namun, ketika semua usaha yang Anda lakukan gagal, Anda dapat mengatakannya pada atasan bahwa Anda mengalami kesulitan menjalankan tugas. Sebelumnya, pastikan Anda memiliki rencana cadangan untuk dibahas dengan atasan Anda.
  9. Jujur Dengan Keinginan Anda. Cobalah jujur dengan keinginan Anda dan luangkan waktu untuk menilai apa yang Anda inginkan dalam karier Anda. Lakukan pekerjaan Anda seperti hobi, Anda pun tidak akan merasakan pekerjaan Anda sebagai sebuah pekerjaan.
  10. Tunjukkan Profesionalisme. Anda harus menunjukkan bahwa Anda adalah seorang yang profesional. Tidak melibatkan masalah pribadi dalam pekerjaan adalah salah satu cara untuk dapat menunjukkannya.

10 Kesalahan Saat Mengatur Waktu

Seberapa baik Anda mengatur waktu? Mungkin Anda merasa kelebihan beban, dan Anda seringkali harus bekerja lembur untuk memenuhi tenggat waktu. Mungkin juga hari-hari Anda seperti lepas dari satu krisis dan kemudian masuk ke krisis yang lain. Ini tentunya membuat Anda stress dan patah semangat. Ketika mampu mengatur waktu dengan baik, kita bisa sangat produktif di tempat kerja, dan tingkat stress pun menurun. Kita dapat membagi waktu untuk hal menarik, proyek-proyek dengan imbalan tinggi yang dapat membawa perubahan nyata pada karir. Singkatnya, kita bahagia! Hindari kesalahan-kesalahan ini jika Anda ingin menjadi sangat produktif :

Banyak orang tahu bahwa waktu bisa diatur agar lebih efektif. Tetapi,mungkin sulit untuk mengidentifikasi kesalahan yang kita buat dan tidak tahu bagaimana memperbaikinya.

10 Kesalahan Saat Mengatur Waktu - www.iniunik.web.id

Pada artikel ini, kami akan membahas sepuluh kesalahan dalam mengatur waktu yang paling sering dilakukan. Kami juga akan mengidentifikasi strategi dan tips yang dapat digunakan untuk mengatasinya.

Kesalahan # 1. Gagal Mengikuti To-Do List

Apakah Anda pernah merasa jengkel karena lupa untuk melakukan bagian penting dari sebuah pekerjaan? Jika demikian, Anda mungkin tidak menggunakan To-Do List dalam pekerjaan ini. Atau, jika Anda melakukannya, mungkin Anda tidak menggunakannya dengan efektif !

Trik menggunakan To-Do Lists dengan efektif terletak pada bagaimana memprioritaskan tugas pada daftar Anda. Banyak orang menggunakan sistem kode A - F (A untuk prioritas tinggi, F untuk prioritas sangat rendah). Sebagai alternatif, Anda dapat menyederhanakan ini dengan menggunakan kode A sampai D, atau dengan menggunakan angka.

Jika anda memiliki proyek besar pada daftar Anda, kemudian, kecuali Anda tipe orang yang detail dan teliti, entri untuk proyek ini bisa jadi tidak jelas dan kurang efektif. Misalnya, Anda mungkin menulis "Memulai proposal anggaran." Tetapi apa maksudnya? Hal yang kurang spesifik di sini bisa membuat Anda menunda-nunda, atau melupakan langkah penting. Jadi pastikan anda memecah tugas atau proyek besar menjadi langkah-langkah yang spesifik, realistis dan dapat ditindaklanjuti. Sehingga, Anda tidak akan melewatkan sesuatu yang penting.

Anda juga dapat menggunakan Program Kerja untuk mengelola pekerjaan. Ini berguna ketika Anda memiliki banyak proyek besar yang perlu diselesaikan sekaligus.

Kesalahan # 2. Tidak Menentukan Target

Apakah Anda tahu di mana Anda ingin berada enam bulan mendatang? Bagaimana dengan 1 tahun ke depan, atau 10 tahun lagi ? Jika tidak, saatnya untuk menentukan beberapa tujuan pribadi!

Penetapan tujuan pribadi adalah penting untuk mengelola waktu Anda dengan baik, karena tujuan memberikan arah dan visi saat bekerja. Bila Anda tahu apa yang ingin Anda capai, Anda dapat mengelola prioritas, waktu, dan sumber daya Andamenuju ke sana. Tujuan juga membantu Anda untuk memutuskan apa yang layak diberi waktu lebih, dan apa yang hanya menjadi pengalih perhatian.

Untuk menentukan cara menentukan tujuan yang efektif dan cerdas, bacalah Locke’s Goal Setting Theory. Di sini, Anda akan belajar bagaimana menetapkan tujuan dengan jelas, sehingga Anda tetap termotivasi.

Anda juga mungkin tertarik dengan buku Book Insight into "Long Fuse, Big Bang" yang dtulis oleh Eric Haseltine. Buku ini mengajarkan Anda bagaimana tetap fokus pada tujuan jangka panjang tanpa mengabaikan prioritas jangka pendek.

Kesalahan # 3. Tidak Memprioritaskan

10 Kesalahan Saat Mengatur Waktu - www.iniunik.web.id
Ketika ada banyak hal yang harus dikerjakan, lihatlah prioritasnya ...

Asisten Anda baru saja menemukan permasalahan krisis yang mendesak perlu ia bicarakan dengan Anda, tetapi Anda sedang melakukan brainstorming untuk ide-ide baru. Anda yakin bahwa Anda hampir mendapat ide cemerlang untuk sebuah kampanye pemasaran, tetapi sekarang Anda berisiko kehilangan inspirasi ini karena masalah "darurat" asisten Anda.

Terkadang, sulit untuk menentukan prioritas, terutama ketika Anda menghadapi tugas mendesak yang datang seperti banjir. Namun, jika ingin mengelola waktu lebih baik,sangatlah penting untuk belajar bagaimana memprioritaskan tugas-tugas Andasecara efektif.

Sebuah cara yang dapat membantu Anda menentukan prioritas secara efektif adalah  Matrix Mendesak / Penting. Ini akan membantu Anda memahami perbedaan antara kegiatan mendesak dan kegiatan penting. Anda juga akan belajar bagaimana mengatasi situasi agar tetap fokus pada hal yang mendesak.

Matrix Prioritas Aksi adalah alat lain yang berguna, yang akan membantu Andamenentukan apakah sebuah tugas tergolong tugas bernilai/prioritas tinggi, atau rendah-nilai/hanya pekerjaan sampingan. Pengelolaan waktu Anda akan jauh lebih baik jika Anda tahu perbedaannya.

Kesalahan # 4. Gagal Menghadapi Gangguan

Apakah Anda tahu bahwa banyak dari kita dapat kehilangan sebanyak dua jam sehari karena gangguan? Coba pikirkan berapa banyak hal yang bisa dilakukan jika Anda bisa mendapatkannya kembali! Gangguan ini bisa berasal dari email, chatting IM, teman-teman yang tengah mengalami kesulitan, atau panggilan telepon dari klien. Gangguan mencegah kita mencapai keadaan “mengalir”, yaitu keadaan saat melakukan pekerjaan dengan memuaskan dan lancar, yang terjadi saat kita sedang 100 persen terlibat dalam tugas.

Jika Anda ingin mengontrol hari Anda, dapat melakukan pekerjaan Anda pada kondisi terbaik, penting untuk mengetahui bagaimana meminimalkan gangguan dan menghadapi gangguan secara efektif.

Contoh sederhana, matikan chat Anda ketika Anda harus fokus, atau beritahu tahu teman Anda kalau Anda sedang sibuk. Anda juga harus belajar bagaimana meningkatkan konsentrasi Anda, bahkan ketika Anda sedang berhadapan dengan gangguan.

Kesalahan # 5. Penundaan

Penundaan terjadi ketika Anda menangguhkan tugas-tugas yang seharusnya menjadi pusat perhatian Anda sekarang. Bila Anda menunda-nunda, Anda akan merasa bersalah karena belum memulai apapun. Akan ada perasaan takut untuk mengerjakan dan akhirnya, semuanya mulai jatuh tempo. Ini bisa berakibat Anda gagal untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Sebagai contoh, sebuah strategi yang ampuh dapat berupa, mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda hanya akan memulai sebuah proyek selama sepuluh menit. Seringkali, penunda merasa bahwa mereka harus menyelesaikan tugas dari awal sampai akhir. Harapan tinggi ini membuat mereka merasa berat dan cemas. Sebaliknya, fokuslah pada sedikit waktu yang perlu dicurahkan untuk memulai. Itu saja!

Anda mungkin juga merasa bahwa penggunakan Rencana Aksi akan bermanfaat. Ini membantu Anda untuk memecah proyek besar menjadi langkah-langkah yang lebih kecil dan mudah dilakukan. Dengan adanya langkah-langkah ini, akan mudah untuk melihat segala sesuatu yang anda butuhkan, sehingga potongan-potongan kecil dapat terselesaikan pada waktu tertentu. Strategi ini dapat meringankan Anda saat memulai sebuah proyek baru.

Kesalahan # 6. Mengambil terlalu banyak pekerjaan

Apakah Anda orang yang sulit mengatakan "tidak" kepada orang lain? Jika demikian, mungkin Anda punya terlalu banyak proyek dan komitmen di piring Anda. Ini dapat mengakibatkan kinerja yang buruk, stres, dan semangat juang yang rendah. Atau, Anda mungkin seorang “micromanager”, yaitu seseorang yang bersikeras mengendalikan atau melakukan semua pekerjaan sendiri, karena tidak percaya orang lain dapat melakukannya dengan benar. Hal ini dapat menjadi masalah bagi semua orang, bukan hanya manajer.

Dengan kata lain, mengambil terlalu banyak tugas adalah sebuah contoh pengelolaan waktu yang buruk. Ini bisa menciptakan reputasi yang tidak baik pada Anda, misalnya orang berpikir Anda bekerja dengan tergesa-gesa atau bekerja dengan ceroboh.

Untuk menghindari keadaan ini, belajarlah seni berbicara halus, agar Anda bisa mengatakan "ya" kepada orang, tetapi "tidak" untuk tugas. Keterampilan ini membantu Anda menegaskan diri Anda sendiri, sementara tetap mempertahankankeadaan harmonis dalam kelompok. Jika orang lain mulai menyandarkan diri pada Anda, berharap untuk sebuah jawaban "ya" atas permintaan mereka, belajarlah menganalisis situasi Anda, dan tetap tenang di bawah tekanan.

Kesalahan # 7. Berkembang saat "Sibuk"

Beberapa orang menjadi terburu-buru karena sibuk, bahkan mengatakan baru bersemangat saat didera banyak tugas. Tenggat waktu yang pendek, email yang menggunung, tumpukan file yang perlu dikerjakan di meja, pertemuan yang harus dihadiri segera, tentunya semua ini memacu adrenalin!

Meskipun kadang menjadi keseharian dalam pekerjaan, "kecanduan sibuk" bukan berarti Anda efektif, sebaliknya sering kali ini berujung pada stres. Daripada terburu-buru karena sibuk, cobalah untuk memperlambat, dan belajar untuk mengatur waktu Anda lebih baik lagi.

Kesalahan # 8. Multitasking

10 Kesalahan Saat Mengatur Waktu - www.iniunik.web.id
Untuk mengatasi beban kerja, Linda sering kali menulis email sambil berbicara di telepon dengan kliennya. Walaupun Linda berpikir bahwa ini dapat mengefektifkan waktunya, sebenarnya diperlukan 20-40 persen waktu lebih banyak untuk menyelesaikan dua pekerjaan secara multitasking, dibandingkan dengan menyelesaikan tugas yang sama satu per satu. Kedua pekerjaan juga menghasilkan kualitas yang buruk, emailnya penuh dengan kesalahan, dan kliennya frustrasi karena lawan bicaranya kurang konsentrasi.

Jadi, cara terbaik adalah melupakan tentang multitasking, dan, sebagai gantinya, fokus pada satu tugas pada satu waktu. Dengan begitu, Anda akan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Ahli kami mewawancarai Dave Crenshaw. Mempelajari buku Myth of Multitasking, akan memberi Anda penerangan terhadap metode multitasking. Ini akan membantu Anda untuk mengelola proyek simultan dengan lebih efektif.

Kesalahan # 9. Tidak Mengambil Jeda Istirahat

Anda berpikir bahwa dapat bekerja non-stop selama 8-10 jam, atau bahkan lembur sampai pagi, terutama ketika Anda sedang mengejar deadline. Namun, adalah hal yang mustahil bagi siapa pun untuk fokus dan benar-benar menghasilkan pekerjaan yang berkualitas tinggi, tanpa memberikan otak mereka beberapa waktu untuk beristirahat.

Jadi, jangan anggap istirahat sebagai "membuang-buang waktu." Mereka menghasilkan down-time yang berharga, yang akan memungkinkan Anda untuk berpikir kreatif dan bekerja secara efektif. Jika sulit bagi Anda untuk berhenti bekerja, maka jadwalkan istirahat untuk diri Anda sendiri, atau atur alarm sebagai pengingat. Pergilah berjalan-jalan sejenak, ambil secangkir kopi, duduk santai atau lakukan meditasi di meja Anda. Cobalah untuk istirahat lima menit setiap satu atau dua jam, dan pastikan bahwa Anda memberi diri Anda sendiri waktu yang cukup untuk makan siang. Anda tidak akan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas tinggi jika Anda menahan lapar!

Kesalahan # 10. Menjadwalkan Tugas dengan Tidak Efektif

Apakah Anda orang pagi? Atau apakah Anda merasa energi Anda meningat setelah matahari mulai terbenam di sore hari? Semua orang memiliki ritme yang berbeda, yaitu waktu yang berbeda di mana kita merasa paling produktif dan energik. Anda dapat memanfaatkan waktu terbaik Anda, dengan menjadwalkan kerja bernilai tinggi selama puncak waktu Anda, dan kerja rendah-energi (seperti melakukan panggilan telepon dan memeriksa email), selama waktu "menurun" Anda.

Kunci Penting : Salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan produktivitas adalah mengakui dan memperbaiki kesalahan dalam mengatur waktu. Bila Anda meluangkan waktu untuk mengatasi kesalahan-kesalahan ini, Anda akan mengalami peningkatan produktivitas yang besar. Anda juga akan menjadi lebih bahagia, dan stress pun berkurang !

10 Tips Menjadi Super Model Profesional

MENJADI Model Professional papan atas memang tidaklah mudah. Selain harus meniti karier dari bawah, juga harus bersikap profesional di setiap kesempatan. Banyak orang yang bermimpi untuk menjadi seorang model yang beraksi di depan kamera atau berlenggok di atas catwalk. Namun tak banyak orang yang tahu bagaimana cara menjadi seorang model terkenal, walaupun mereka memiliki kemampuan dan bekal fisik yang cukup. Langkah awal apa yang harus dilakukan untuk menjadi seorang model ? Berikut @iniunik menyajikan 10 Tips Agar Anda Sukses Memulai dan Menjadi Seorang Super Model Profesional :

10 Tips Menjadi Super Model Profesional - www.iniunik.web.id
1. Menyadari Bahwa Menjadi Seorang Model Menuntut Persyaratan Yang Cukup Berat

Dari segi fisik, untuk menjadi seorang model pada umumnya Anda harus memiliki kelebihan secara fisik. Entah rambut yang indah, ukuran tubuh yang ideal, berat badan ideal, kulit yang lembut, kulit bebas jerawat, atau ciri fisik lainnya. Tentunya Anda tak boleh main-main saat menjadi model, Anda harus siap untuk melakukan latihan ekstra keras, fitness dengan serius dan teratur, melakukan berbagai perawatan tubuh, hingga diet ketat.

Siapkan terlebih dahulu diri Anda. Jika memang Anda siap menjalani semua persyaratan tersebut. Ikuti langkah berikutnya.

2. Punya Tujuan Yang Harus Dicapai

Apabila Anda ingin sukses dalam bidang model professional yang sedang digeluti, maka Anda harus memiliki gambaran tentang masa depan. Ketika saya ingin menjadi model pun, saya bercita-cita menjadi salah satu model professional terbaik. Anda pun bisa melakukan hal yang sama.

3. Belajar

Dalam dunia model ternyata banyak hal yang harus dipelajari. Tidak hanya belajar sebagai foto model professional yang baik saja, tetapi harus mengetahui siapa saja yang berperan dalam karier kita. Misalnya, saya ingin mengetahui siapa fotografer atau stylish yang akan menangani saya, termasuk dalam majalah apa foto saya akan dimuat. Begitu pun yang harus Anda lakukan. Jika Anda ingin memperdalam bidang tertentu, maka Anda harus mempelajarinya dengan sungguh-sungguh dan mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan karier Anda.

4. Tentukan Bidang Model Yang Profesional Ingin Anda Jalani

Ada beberapa bidang modelling yang wajib Anda pilih dan tentukan terlebih dahulu:
Model Plus Size, yaitu model dengan ukuran tubuh plus, untuk melakoni beberapa peran yang memang memiliki ukuran tubuh plus

Model Catwalk, model yang satu ini diwajibkan untuk memiliki tubuh langsing ideal. Tinggi badan kurang lebih 170 cm, dan Anda diwajibkan melakukan diet ketat, agar ukuran tubuh Anda tidak melar dan sesuai dengan ukuran baju desainer

Model Underwear, seksi? ya tentu saja. Seorang model underwear wajib memiliki ukuran payudara yang relatif besar, pinggul kecil, dan tubuh langsing

Model iklan, pada umumnya model iklan adalah seseorang yang camera face, dengan ukuran tubuh ideal dan penampilan yang menarik

5. Bekerja Dengan Rasa Percaya Diri

Hasil kerja keras yang baik tentu saja didapatkan dari rasa percaya diri yang kuat. Untuk itulah Anda jangan menunjukkan sikap takut atau khawatir kepada semua orang, meskipun perasaan gugup sering kali menghinggapi hati setiap seseorang. Anda pun sebagai model professional bisa mengatasi rasa gugup selama di atas catwalk. Caranya, tataplah mata orang-orang di sekeliling Anda dan katakan dalam hati bahwa inilah momen yang Anda inginkan sejak lama. Yakinlah bahwa apa yang Anda lakukan kali ini merupakan yang terbaik.

6. Lakukan Beberapa Photo Take di Studio

Saat ini banyak studio-studio photo yang ada di sekitar kita. Coba untuk buat janji dengan mereka, dan minta mereka memfoto Anda dengan berbagai pose. Tentunya Anda harus pandai memilih gaya, dan lihat bagaimana hasil foto Anda. Berusahalah agar terlihat ekspresif dan menarik di dalam foto.

7. Agen Model

Kirimkan hasil foto Anda beserta cerita singkat tentang diri Anda, serta keinginan Anda berlenggok di dunia model kepada agen model. Cermati juga memilih agen model yang terpercaya. Tunggu sampai Anda dipanggil dan diminta untuk menghadiri wawancara.

8. Siapkan Akting Anda

Jangan datang tanpa persiapan yang baik saat interview. Sebelumnya lakukan latihan di rumah di depan cermin, bagaimana saat ekspresi Anda harus bahagia, tertawa, menangis atau marah. What? ya, tentu saja. Seorang model kan harus dapat melakoni banyak peran dan menghayati perannya, sama seperti seorang artis. Dengan demikian, sebuah foto akan tampak seperti nyata dan indah.

9. Profesional dan Kerja Keras !!!

Jika ternyata agen model tak memanggil Anda, jangan kecewa dan marah. Mungkin masih ada beberapa hal yang harus Anda pelajari terlebih dahulu.

Untuk menggapai kesuksesan, maka Anda harus bekerja keras dan jangan sekali pun menyerah pada keadaan. Banyak orang yang mengatakan ingin memiliki karier seperti saya, maka jawabannya adalah kerja keras dan tidak pernah menyerah pada apa pun juga.

10. Terbuka Terhadap Hal-Hal Baru

Sikap terbuka terhadap banyak hal tentu saja sangat diperlukan. Jika ingin sukses, maka Anda pun harus bisa bersikap terbuka terhadap hal-hal baru. Anda juga harus menyikapi pengalaman yang belum Anda terima sebelumnya itu secara positif.

Namun jika ternyata Anda dipanggil dan diterima sebagai model. Pastikan bahwa Anda menyiapkan jadwal dan disiplin menjalani jadwal kerja Anda. Pandai-pandailah mengorganisasi dan mengatur waktu Anda.

Selamat menjadi seorang model, Cheers!

10 Pekerjaan Yang Butuh Kebohongan

Bohong itu dosa? Hmmm . . . tak dipungkiri terkadang kita perlu kebohongan di dalam hidup kita, terutama dalam pekerjaan. Dalam bekerja, tak hanya dibutuhkan skill menjual, bargaining, mendesain, atau berbicara saja. Berbohong, adalah salah satu skill yang ternyata juga harus dimiliki oleh beberapa pekerjaan berikut ini :

1. Pramuniaga Baju

"Wah Anda pasti cocok sekali mengenakan warna ini, terlihat pas lho di kulit. Silahkan dicoba saja, saya akan membantu Anda mencarikan ukuran yang pas untuk Anda." Demikianlah yang sering dikatakan oleh sang pramuniaga di sebuah butik yang Anda kunjungi.

Saat Anda sedang iseng melihat-lihat koleksi yang mereka miliki, dan terpaku pada sebuah baju, langsung si pramuniaga akan menghampiri dan menyapa Anda dengan ramah. Dengan cekatan mereka pun mengambilkan beberapa ukuran untuk Anda, sehingga Anda tak kuasa untuk menolaknya. Alhasil, Anda yang tadinya hanya berniat cuci mata, keluar dari butik sambil menenteng sebuah tas belanjaan. Tak hanya pandai menjual, si pramuniaga juga pandai berbohong. Anda sebenarnya lebih cocok mengenakan boot cut ketimbang slim leg, tetapi dia berhasil juga membujuk Anda.

2. Pramuniaga Kosmetik

Anda tahu kenapa pramuniaga kosmetik adalah mereka yang berparas cantik? Tujuannya hanya satu, untuk menarik para pelanggan membeli produk mereka. Sekalipun sama-sama wanita, namun sebagai wanita kita juga mengagumi kecantikan wanita lain lho. Tak heran jika tiba-tiba Anda mampir ke gerai kosmetik dan berbincang dengan pramuniaga yang sudah mengeluarkan semua senjata testernya.

"Warna ini akan memberikan kesan langsing untuk pipi Anda. Bisa dipadukan dengan lipstik nude pink agar terlihat lebih remaja dan alami. mari saya tunjukkan bagaimana aplikasinya di wajah Anda."

3. Dokter

Masih ingat tidak saat Anda kecil dulu. Ketika harus disuntik vaksin cacar, sang dokter akan mengatakan, "Nggak sakit kok, dik, rasanya seperti digigit semut." Apakah benar demikian? Tentu tidak, disuntik dengan digigit semut adalah dua hal yang jauh berbeda. Saat disuntik, maka ada bahan kimia/obat yang diinjeksikan ke dalam tubuh. Sementara semut, menggigit sebagai perlawanan mereka.

Memang kebohongan yang dilakukan oleh dokter tersebut demi kebaikan. Tetapi saat Anda sudah dewasa tentu Anda juga sebal kan, kenapa harus bilang rasanya seperti digigit semut? Tak adakah cerita kreatif lainnya?

4. Guru

Seorang guru memang bertugas memberikan pelajaran kepada kita. Tetapi guru juga sekaligus menjadi sosok yang sering membohongi kita lho. "Kejadian ini sebenarnya terjadi saat saya masih duduk di taman kanak-kanak, tetapi saya masih ingat walau hanya beberapa penggal.

Saya tak pernah jauh dari ibu, dan berharap ia bisa menemani saya ke manapun, termasuk saat saya harus mulai bersekolah. Saat itu saya menangis saat ibu tak diijinkan masuk, saya pun mogok selama beberapa hari. Setelah berhasil dibujuk ibu, saya mau kembali ke sekolah. Dan hari itu ibu saya juga tak diijinkan masuk. Namun kali ini ibu guru tak mengatakan bahwa ibu sudah pulang, melainkan sedang belajar di ruang sebelah. Jika saya pandai, saya akan segera naik ke kelas sebelah bersama ibu. And it works! saya tak lagi menangis" Aurora – 27 tahun.

5. Fotografer

Woman menyebut kebohongan yang dilakukan oleh fotografer sebagai manipulasi. Ya, mereka memang sangat pandai membohongi mata dengan kepiawaian mereka memainkan kameranya. Membuat Anda tampak langsing atau lebih putih dalam sekejap. Walaupun hasilnya hanya pada cetakan hasil jepretan saja, namun banyak yang menyerahkan foto-foto pre wedding mereka kepada tangan para maestro fotografer di bidang pernikahan. Namanya menikah, tentu ingin kan terlihat cantik sepanjang masa?

6. Sopir Taksi

Saat Anda sudah cemas melihat argo yang semakin melompat dari detik ke detik, ternyata Anda tak juga sampai di tujuan. Penasaran sekaligus cemas Anda bertanya pada sopir yang membawa Anda saat itu, apakah perjalanan masih jauh. Dan ia pun menjawab, "sudah dekat kok, bu. Sebentar lagi kita sudah sampai," katanya. Kenyataan yang terjadi, Anda tak kunjung sampai, dan harus harap-harap cemas uang di dompet cukup untuk membayar biaya taksi yang cukup besar itu.

Well, kebohongan yang satu ini terkadang bisa masuk dalam kategori kriminal, terutama jika mereka sengaja berputar dan mencari jalur yang lebih jauh, demi meraup keuntungan lebih dari argo mereka. Dan jika terjadi hal seperti ini, segera laporkan pada customer service perusahaan taksi tersebut.

7. Resepsionis Hotel

Anda mungkin tak menyangka bahwa di off season ini hanya ada 2 kamar saja yang kosong, dan Anda sangat beruntung mendapatkan salah satunya. Anda pasti berpikir, ah sungguh lega dan beruntungnya saya. Namun jangan keburu senang, hal tersebut memang sesekali dilakukan oleh pihak hotel agar tamu merasa bahwa mereka mengunjungi hotel yang layak dan punya nama. Sekalipun mungkin tak semua kamar terisi penuh, namun mereka akan memberikan kesan bahwa tamu adalah orang yang beruntung bisa tinggal dan mendapatkan kamar yang istimewa. Inilah cara yang digunakan agar tamu jadi betah dan menjadi pelanggan tetap.

8. Aktor/Aktris

Ya, skill kebohongan mereka bisa dikatakan paling sempurna, karena mereka memang dituntut untuk bisa memerankan aneka macam karakteristik manusia. Terkadang berperan protagonis atau antagonis. Dan hal tersebut bisa dikatakan sebagai kebohongan pada penonton, yang sekaligus ditunggu, menghibur dan bahkan menjadi ajang penghargaan. Semakin hebat kebohongan yang dilakukan, semakin meyakinkan akting seorang artis, dan semakin laku pula film yang diperaninya.

9. Sekretaris

"Selamat siang. Mohon maaf, pak, saat ini atasan kami sedang meeting. Apakah bapak akan meninggalkan pesan?" ungkap seorang sekretaris saat menerima telepon dari seorang klien. Dan apakah si bos selalu sibuk meeting? Tidak! Terkadang si bos memang sengaja memberi black list pada beberapa klien yang mereka anggap mengganggu dan tak masuk daftar kerja sama. Berbeda apabila klien yang menelepon sangat penting. Sesibuk apapun atasan Anda, ia akan meminta Anda untuk mengganggunya.

10. Sales Rumah

"Oh rumah ini memiliki sejarah yang bagus, Pak. Sangat nyaman dan ditinggalkan oleh si empunya rumah karena harus pindah dinas di daerah lain," katanya sambil menunjukkan beberapa spot yang gelap dan menurut Anda kurang nyaman. Benar saja, beberapa waktu kemudian Anda berusaha mencari tahu jati diri dan sejarah rumah tersebut, ternyata usut punya usut, beberapa bulan lalu rumah tersebut disatroni oleh perampok. Dan, bukan hanya sekali ini saja. Sempat berganti beberapa orang pemilik, semuanya disatroni perampok.

10 Pekerjaan Paling Membosankan

Setiap pekerjaan mempunyai deskripsi kerja (job description) masing-masing, bahkan tingkatan kesulitan pun demikian. Ketika pekerjaan itu dianggap menyenankan maka dengan giat orang akan mengerjakannya. Apa jadinya jika pekerjaan itu tiba-tiba kesannya adalah membosankan, tidak memberi tantangan, lingkungan kerja juga kurang memberi motivasi, tiba-tiba muncul perasaan ingin keluar ditambah gaji yang diberikan juga kecil. Tentunya anda ingin tahu jenis pekerjaan apa saja yang tugasnya dianggap paling membosankan, berikut daftarnya :

1. Mailing Staff (Penyelia Surat)

Tugas mereka adalah mengecek dan menyusun surat-surat yang masuk. Mengatur sedemikian rupa dan menggolongkannya berdasarkan alamat, divisi atau daerah tujuan. Bekerja dengan tumpukan-tumpukan surat yang sama setiap hari jangan harap Anda bisa bernafas lega, karena mungkin yang ditemui setiap hari hanyalah ratusan hingga ribuan surat saja. Yang membedakan mungkin tulisan, alamat, warna amplop atau pernik perangko yang digunakan. Selamat, mailing staff menduduki posisi pertama pekerjaan yang paling membosankan!

2. Greeter (Penyambut Tamu)

Jika Anda pergi ke mall-mall, supermarket atau hotel ada seorang greeter (penyambut tamu) yang akan berdiri manis dengan kostum khusus yang selalu diharuskan terlihat rapi sepanjang hari. Well, Anda mungkin akan menganggap remeh orang ini. Bahkan saat ia menyapa Anda, "Selamat datang", Anda tak akan menatap atau memberinya senyuman manis dan bergegas masuk ke tempat tujuan Anda. Kasihan ya, padahal dia sudah berdiri sepanjang hari dan mengucapkan kalimat 'selamat datang' berulang-ulang. Jika dihitung, mungkin ia sudah ribuan bahkan jutaan kali mengucapkan kata 'selamat datang'. Nggak ada kata lain ya? (Sayangnya tidak ada, karena itulah pekerjaan mereka).

3. Data Entry

Bergulat dengan seorang pesumo mungkin Anda akan bonyok dan memar, tetapi bergulat dengan data setiap hari akan membuat Anda menjadi orang terjutek di dunia (wajahnya kini tampil dengan dahi berkerut, pipi turun, senyum hampir musnah, mata memicing dan alis turun). Tak mudah lho menjadi data entry, karena sekali ia melakukan kesalahan kecil semua data yang ia masukkan harus dicek kembali satu per satu, padahal data yang ada bisa jadi berlembar-lembar atau berjuta-juta kilobyte. Untuk itulah terkadang para data entry terkenal jutek dan judes, mereka termasuk karyawan yang tidak terlalu ramah saat bekerja. Bahkan mungkin saat Anda bersemangat ingin menceritakan gosip yang paling seru, ia akan mengusir Anda dengan juteknya.

4. Operator

Anda mungkin pernah sebal dengan seorang operator yang lama sekali menerima telepon panggilan dari Anda. Tetapi wajar jika ia membuat Anda menunggu, karena sebelumnya ia sedang berbicara dengan customer lain yang sama tak sabarannya seperti Anda. Bahkan mungkin telinganya memerah dan jantungnya berdegup kencang dan teremas-remas gemas saat nama-nama aneka satwa di dunia keluar dari mulut si customer. Yang menyedihkan pada umumnya mereka bekerja selama 8 jam sehari, dan dalam 8 jam itu pula mereka tak berhenti berbicara (kecuali saat sedang buang air kecil atau breaktime). Selain membosankan, mungkin mereka berhak mendapatkan predikat orang-orang tercerewet di dunia, karena mereka tak pernah berhenti berbicara

5. Quality Control

Mengkritik dan menilai hasil pekerjaan orang lain memang lebih mudah ketimbang melakukan pekerjaan itu sendiri. Namun jangan dianggap enteng juga, karena terkadang dalam sehari mereka akan menghadapi barang yang sama berulang-ulang, dan harus memastikan kualitas barang tersebut sudah memenuhi syarat dan ketentuan. Misalnya saja ia adalah quality control produk minuman kopi, dari 1000 gelas kopi yang diproduksi dalam sehari, ia harus memastikan bahwa ke-1000 gelas tersebut memiliki rasa yang sama, dipack secara benar dan memiliki kuantitas yang sama. Terbayangkah di benak Anda bagaimana rasanya mencicipi 1000 gelas kopi setiap hari?

6. Petugas Jalan Tol

Duduk seharian di ruangan yang sempit sambil menerima dan memberikan uang kembalian di tengah jalan adalah pekerjaan yang paling membosankan dan berhasil duduk di urutan ke-6. Dalam sehari tak hanya satu atau dua mobil saja yang lewat, namun bisa ribuan. Betapa jenuhnya melakukan hal yang sama selama ratusan hingga ribuan kali dalam sehari (dan bayangkan juga jika dilakukan selama 30 hari, 12 bulan, beberapa tahun).

7. Peneliti/Ilmuwan

Lupa tidur, lupa makan, lupa mandi, begitulah di benak Anda yang terbayang tentang seorang peneliti. Sedikit banyak gambaran Anda ini benar, karena pada umumnya seorang peneliti/ilmuwan akan memanfaatkan hampir semua waktunya untuk mengamati penelitian yang sedang dilakukannya, dan ia tak akan membuang waktu dan melewatkan saat penting dalam perubahan penelitiannya. Hal ini juga tidak dilakukan sekali dua kali lho, bisa ratusan bahkan ribuan kali mencoba sampai ditemukan hasil yang ia inginkan.

8. Akuntan

Menghitung jumlah angka-angka mungkin mengasyikkan bagi beberapa orang, namun jika yang dihitung adalah angka-angka berupa nominal uang dan bukan milik sendiri, bisa menjadi salah satu pekerjaan yang paling menjemukan. Sudah pusing dengan angka, yang dihitung juga bukan uang sendiri, tetapi orang lain. Membosankan bukan?

9. Konsultan

Membantu memecahkan persoalan orang lain mungkin terasa lebih mudah, karena saat itu pikiran kita sedang jernih dan lebih mudah mengambil tindakan secara obyektif. Tetapi jika pertanyaan yang diajukan relatif sama, tentunya lama-lama kita jenuh juga menjawabnya. Begitulah yang biasa dialami para konsultan, seringkali mereka menghadapi banyak pertanyaan yang sama dan membuat mereka jenuh. "Duh orang ini kok nggak ngerti-ngerti sih!" padahal yang mereka hadapi bisa jadi 100 orang yang berbeda, tetapi dengan satu pertanyaan yang sama. Andai saja mereka bisa dikumpulkan dalam satu moment dalam sekali jawab mungkin akan lebih mudah ya.

10. Aktor/Aktris Peran Antagonis

Berperan sebagai orang yang jahat itu membosankan lho. Karena sudah kodratnya manusia itu ingin menjadi lebih baik dan ingin selalu tampil baik, tetapi bagaimana jika di depan kamera ia harus berakting sebagai orang jahat? Yah mau tak mau ia akan berusaha semaksimal mungkin menampilkan sikap terjahatnya (walau di dalam hati kecil ia tak mau begitu). Dan sedihnya bisa jadi di luar lokasi syuting tiba-tiba ada ibu-ibu yang mencaci dengan penuh benci akibat keberhasilan aktingnya menjadi sosok jahat. "Ih aku nggak jahat lho!"

Kata "Bosan" tentunya akan muncul jika anda tidak punya dedikasi dan memang dasarnya anda tidak ingin bekerja alias malas. Ini hanya tips ringan jangan di anggap serius. (forum.vivanews.com)

10 Tips Sehat di Tempat Kerja (Menjaga Produktivitas, Kinerja dan Fisik Prima)

Tentunya ditempat kerja kita butuh suasana yang nyaman dan sehat agar memiliki produktivitas yang tinggi. Untuk mencapai kondisi yang sehat di tempat kerja maka 10 tips ini mungkin bisa bermanfaat buat anda agar selalu sehat dan prima di tempat kerja :

  1. Minum banyak air - 10 gelas tiap hari - akan membantu menjaga Anda tetap sehat. Buat rencana untuk menyukseskan program ini: bawa 1 botol besar air mineral ke kantor, habiskan satu botol hingga saat makan siang, lalu isi lagi dan habiskan hingga pukul 3 sore, dan pada pukul 5 sore habiskan botol ketiga. Selain itu, banyak pula makanan yang kaya kandungan air, seperti jeruk, anggur, semangka dan apel. Menyantap makanan ini sambil bekerja, selain membuat Anda sehat juga membantu Anda tetap hidrat.
  2. Camilan yang disediakan teman kerja Anda di mejanya dapat menambah ribuan kalori, jika tak berhati-hati itu akan merusak diet Anda, dan menambah berat badan. Jadi jika Anda tahu seseorang memiliki permen atau cokelat di mejanya, kelilingilah meja teman Anda ini untuk menjauhkan diri dari godaan, demikian saran dokter gigi di American Dietetic Association. Istirahatlah sejenak, ambil nafas panjang, dan hapus keinginan untuk menyantap makanan manis. Jika Anda lapar, lebih baik bawalah bekal buah-buahan dari rumah.
  3. Satu yang paling penting yang dapat Anda lakukan agar tetap sehat dan langsing adalah olahraga. Berjalan kaki saat makan siang adalah gagasan bagus untuk memenuhi kebutuhan yang satu ini. Pasalnya jalan kaki bukan hanya membakar kalori, tapi bisa meredakan stress dan refreshing.
  4. Menyantap makanan siang yang sehat merupakan bagian penting dari diet seimbang. Tapi makan dengan porsi yang masuk akal merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan Anda. Jadi selain menyantap makanan sehat, juga perhatikan porsi makan Anda, jangan sampai makan terlalu banyak dan lalu hanya duduk di kursi sepanjang sore atau jangan pulan makan terlalu sedikit hingga Anda kurang asupan nutrisi.
  5. Tension neck syndrome (TNS) atau sakit dibagian leher dapat terjadi saat otot-otot bagain leher dan pundak atas tak tepat, atau salah posisi dalam waktu lama, demikian menurut National Institute of Environmental Health Sciences. Biasanya ini dialami oleh pekerja yang bertugas menerima telepon hampir sepanjang hari atau mengetik selama berjam-jam.
  6. Tips yang kerap kali kita dengar adalah melakukan liburan. Memang pada kenyataanya, melakukan liburan sangat berguna untuk meredakan diri dari kesibukan, pun membantu mengisi kembali ''baterai'' Anda. Liburan juga bermanfaat untuk mengurangi stress dan membuat pikiran Anda berhenti bekerja, khusunya jika Anda memiliki konflik, demikian juga saat Anda memiliki masalah dengan bos, rekan kerja atau proyek yang Anda kerjakan. Stres dapat berimbas pada kesehatan, seperti melemahkan sisitem imun dan meningkatkan resiko sakit. Jadi, mengurangi tingkat stres adalah inti permasalahnnya, dan satu-satunya yang paling manjur untuk maslaah ini adalah liburan, demikian jelas presiden Business Psychology Consulting.
  7. Ketegangan mata merupakan masalah lain yang diakibatkan terlalu lama duduk di depan komputer. Ketegangan mata dapat menyebabkan sakit kepala, susah fokus, dan menambah sensitifitas pada cahaya, demikian menurut ahli dari Universitas California. Jadi sebaiknya jika Anda tak dapat membaca tulisan di layar komputer Anda dari jarak jauh, lebih baik perbesar ukuran hurufnya.
  8. Cara lain untuk menjaga kesehatan di tempat kerja adalah menghindari mengulur waktu lebih lama. Bisanya orang fokus pada tugas masing-masing dan berusaha menyelesaikan proyek tersebut. Tapi mereka tak menyadari kalau itu mempengaruhi kesehatan, demikian menurut persiden Business Psychology Consulting. Para pekerja keras biasanya baru menyadari saat mengalami stress dalam tingkat tinggi, yang mulai mempengaruhi hubungan serta mood mereka. Stres semacam ini biasanya disebabkan oleh kondisi yang terlalu lelah. Kelelahan dapat juga mempengaruhi sistim imun seseorang, begitu puladapat menyebabkan gangguan tidur atau gangguan konsentrasi.
  9. Keyboart, mouse dan telepon yang biasa Anda gunakan bisa jadi sarang ribuan kuman yang menunggu untuk membuat Anda sakit. Jadi basmi dengan obat anti kuman. Menurut Science Daily, peneliti di 100th General Meeting of the American Society for Microbiology melaporkan kalau virus dapat bertahan selama berjam-jam hingga berhari-hari di permukaan kasar.
  10. Hal apa yang paling penting untuk Anda lakukan supaya tetap sehat di tempat kerja? Menurut Business Psychology Consulting, langkah paling penting untuk menjaga kesehatan di tempat kerja adalah kesadaran diri. Mengetahui diri Anda sendiri dan batas yang Anda miliki. Tahu kapan saatnya Anda istirahat dan kapan waktunya mengambil libur. Dan jangan lupa berolah raga, yang selama ini terbukti membantu secara fisik dan mental, lakukan saat di kantor dan di rumah.

9 Tips/Cara Mengubah Lawan Menjadi Kawan

Seberapa pun baik dan menyenangkannya Anda di kantor atau di sebuah lingkungan, ada saja satu dua orang yang tidak menyukai sepak terjang anda atau bahkan memusuhi Anda, baik tersamar maupun terang-terangan. Tidak perlu kesal. Selalu ada cara untuk mengubah keadaan itu yang sering kita sebut : " Mengubah lawan menjadi kawan. ". Berikut 9 tips/cara bagaimana mengubah lawan menjadi kawan :

1. Cooling Down

Kalau sama-sama bersitegang, dia memusuhi Anda, kemudian dibalas dengan permusuhan, suhu kantor pasti panas dingin. Tegang. Apalagi jika Anda mengumpulkan seteru untuk memusuhi dia, uhm, dia pasti makin sewot. Situasi ini jelas tidak kondusif. Jadi, mengapa tidak coba mencairkan suasana dengan bersikap sebaliknya. Kalau ada rekan yang mengompori, tidak perlu ditanggapi, katakan saja bahwa Anda tidak pernah memusuhi dia. Dan Anda tidak pernah punya persoalan dengan dia.

2. Berlagak Pilon

Anda tahu dia memusuhi Anda, tapi bersikaplah seolah-olah tidak tahu. Anggaplan tidak pernah ada persoalan antara Anda dengan dia. Toh, yang menganggap Anda musuh adalah dia, bukan Anda. Jagalah sikap senormal mungkin di depan dia. Kalau setiap tiba di kantor Anda menyapa dia, jangan hentikan kebiasan tersebut. Jika sapaan Anda ditanggapi dengan wajah cemberut, jangan ambil pusing. Toh, lama-lama dia mungkin akan menyadari usaha dia memusuhi Anda sia-sia, karena Anda bersikap tidak peduli.

3. Jangan Dibalas

Kejahatan tidak perlu dibalas dengan kejahatan juga. Memang sulit mempraktekkannya tapi pasti bisa dilakukan. Satu contoh gampang adalah dengan memberi perhatian-perhatian kecil. Misal, kalau Anda pergi ke luar kota, jangan lupa membelikan sesuatu untuk dia. Kalau Anda memberikan sesuatu untuk teman-teman dekatnya, berikan juga pada dia. Kebesaran jiwa Anda lambat laun mungkin akan meluluhkan hatinya.

4. Bersikap Rendah Hati

Bersikaplah rendah hati. Kalau atasan memuji Anda di depan rekan-rekan lain, termasuk dia, jangan bersikap arogan. Katakan Anda masih punya banyak kekurangan, dan hasil yang Anda capai tidak lepas dari bantuan rekan-rekan lain, tak terkecuali dia. Biasanya sikap rendah hati akan membuatnya sadar bahwa Anda tidak layak dibenci. Sebaliknya sikap arogan akan membuatnya makin panas dan bersemangat membenci Anda.

5. Bersikap Profesional

Seberapa tidak sukanya Anda pada dia, janganlah menghadapinya secara subyektif. Mungkin Anda tidak ingin bekerjasama dengannya, tapi pekerjaan mengharuskan Anda satu team dengannya. Mau tidak mau, Anda harus bekerjasama dengan dia. Singkirkan sejenak ketidaksukaan Anda, berikan sesuai porsi atau kapasitas Anda. Karena kalau tim itu gagal, Anda juga yang akan terkena dampaknya.

6. Ayo Fokus

Daripada menanggapi permusuhannya, lebih baik focus pada pekerjaan. Abaikan saja perilakunya yang memancing emosi, missal ia gemar mengait-ngaitkan pekerjaan dengan hal lain yang tidak relevan. Pokonya apa pun yang dia lakukan, jangan gampang terpancing. Kalau perlu tanggapi perilakunya dengan bercanda sehingga dia akan merasa aksinya pada Anda tidak mempan.

7. Jangan Memancing

Sekesal apapun Anda pada dirinya jangan terpancing godaan rekan-rekan lain untuk menjelek-jelekan namanya. Karena bisa saja di antara teman-teman Anda itu, ada juga yan sengaja memancing di air keruh dan menambah suhu bertambah panas. Kalau perlu katakana pada mereka bahwa dia tidak seburuk yang mereka duga. Dengan begitu, ia mungkin akan sadar bahwa sikap permusuhannya hanya akan membakar dirinya sendiri.

8. Cry For Help

Anda bisa minta bantuan orang ketiga untuk mencairkan komunikasi antara Anda dengan dia. Mintalah pada dia untuk membantu meluruskan permasalah. Mungkin sikap permusuhan dia dilandasi salah paham atau misunderstanding. Biasanya masukan dari orang ketiga akan dia dengat ketimbang penjelasan dari Anda.

9. Inisiatif Meminta Maaf

Hari Raya Besar seperti Lebaran,Natal, Tahun Baru dan lain-lain merupakan momen yang tepat memperbaiki hubungan dengan dia. Kalau dia tidak menghampiri Anda, tidak perlu gengsi mendatangi mejanya dan mengulurkan tangan meminta maaf lahir dan batik. Agar suasana mencair, boleh juga membawa makanan dan ajak dia mencicipi bersama. Masak sih hatinya tidak juga terbuka melihat ketulusan Anda? Bukankah sekeras-kerasnya hati orang, masih lebih keras batu kali?

" Tips ini tidak hanya bisa digunakan di tempat kerja kita saja tapi juga bisa di gunakan dikehidupan sehari-hari kita ".

" Api jangan di balas dengan api, bersikaplah rendah hati, banyak teman lebih menyenangkan dari pada banyak lawan "

Sekian dulu semoga bermanfaat dan bisa di manfaatkan ketika diperlukan.

4 Tipe Bos

Kecuali kamu adalah anak orang kaya banget yang begitu mulai kerja langsung dapet perusahaan sendiri, dalam suatu titik di hidup kamu, kamu pasti akan punya yang namanya bos. Nah, bos sendiri ada macam-macam tipenya. Berikut adalah tipe-tipe bos :

1. Bos yang Berwibawa, Menyenangkan, dan Pintar

Ini adalah tipe bos sempurna yang menjadi idaman semua pekerja. Bos tipe seperti ini biasanya ramah, punya visi yang jelas, bisa ikut becanda, kalo lagi serius dia serius banget, dan bawahannya respek sama dia. Bos tipe ini biasanya dicintai oleh para bawahannya dan para bawahannya bisa loyal banget sama dia. Kalo doi ultah, biasanya para bawahan dengan sukarela hati akan ngasih kado/kue/surprise.

2. Bos yang Menyebalkan Tapi Pintar

Ini sepertinya adalah tipe bos yang paling banyak ada. Orangnya sangat menyebalkan, banyak maunya, suka marah-marah, tapi harus diakui dia pintar sekali dan punya visi. Bos seperti ini biasanya disegani dan ditakuti oleh para bawahan dan biasanya para bawahan gak mau berurusan langsung sama si bos ini. Suasana kantor akan langsung tegang setiap dia ada di ruangan. Biasanya sih orangnya gak asik.

3. Bos yang Menyenangkan Tapi Kurang Pintar

Bos tipe seperti ini biasanya banyak becanda, suka melucu, bisa bergabung dengan bawahan, disukai oleh banyak orang, namun ketika berurusan dengan pekerjaan biasanya dia malah tidak pandai. Visinya tidak jelas, tidak tahu banyak hal, suka dikibulin bawahan, pokoknya kasian deh. Biasanya bawahan dari bos semacam ini terbagi dua: ada yang simpati tapi ada juga yang malah berniat jahat untuk ngebego-begoin si bos.

4. Bos yang Menyebalkan dan Tidak Pintar

Ini adalah tipe bos yang paling tidak diinginkan semua orang. Tipe bos seperti ini biasanya suka marah-marah untuk urusan yang dia sendiri tidak tahu solusinya. Selain itu, dia juga suka marah-marah untuk problem yang random dan marah-marahnya bisa merembet ke hal2 lain, bukti ketidak-profesionalitasannya. Bos seperti ini biasanya sangat ingin diakui ke-boss-annya dan dia seringkali secara implisit maupun eksplisit bilang ke bawahannya kalo dia adalah boss dan para bawahan harus menghormatinya. Ini adalah bos-bos yang paling sering berusaha digulingkan oleh bawahannya.

Ya begitulah kira-kira. Termasuk tipe yang manakah bos kamu? (malesbanget.com)

8 Pertanyaan Yang Menjebak Pada Saat Interview

Dalam proses perekrutan pegawai tiap perusahaan membutuhkan beberapa tahapan untuk melakukan seleksi bagi pelamar pekerjaan yaitu pada umumnya tahapan test tertulis, interview, test kesehatan (kalau ada). Tidak sedikit pula banyak dari calon karyawan yang telah lulus dalam test tertulis akan tetapi gagal dalam tahap interview atau wawancara. Mungkin ada baiknya membaca artikel ini yang diharapkan bisa membantu para calon karyawan dalam menyiasati pertanyaan dari pewawancara. Berikut beberapa daftar pertanyaan yang mungkin adalah sebuah jebakan dalam sebuah proses wawancara :

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?

Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?

Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?

Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?

Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?

Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?

Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?

Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?

Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda. (kumpulberita.com)

Top